aladdin

By Vinny Vindiani on May 10, 2019

Sudah menantikan kehadiran adaptasi dari film animasi klasik ini, sebelumnya kamu harus tahu 6 fakta dibalik Disney’s Aladdin live-action movie.

aladdin

Menjadi adaptasi yang sudah ditunggu-tunggu oleh para penggemar film animasi klasik milik Disney, kini Disney’s Aladdin akan segera tayang dengan menampilkan sisi live-action dengan tampilan vibran dan tentunya kisah yang legendaris.

Mengisahkan kisah Aladdin yang tanpa sengaja bertemu dengan Princess Jasmine, puteri pemberani yang memukau hatinya, serta sosok Genie yang akan mengubah hidup Aladdin, film adaptasi live-action yang disutradarai oleh Guy Ritchie dan ditulis oleh John August ini turut diperankan oleh Will Smith, Mena Massoud, dan Naomi Scott.

Sebelum menonton aksi dan menelusur kisah legendaris penuh petualangan seru ini di teater kesayanganmu, berikut ini 7 fakta menarik yang wajib kamu ketahui mengenai film Disney’s Aladdin.

  1. Beautiful Dessert

Keindahan nuansa alam yang ditampilkan pada film live-action ini diambil di area gurun Wadi Rum dan Wadi Disi di Jordan. Dalam proses shooting, the Royal Film Commision turut memberikan dukungan penuh, bahkan dalam hal fasilitasi logistik dengan otoritas lokal, hingga perizinan dan perekrutan 150 pekerja lokal yang membantu kru dari U.K.

  1. The Agrabah

Mendapat penanganan ahli dari production designer, Gemma Jackson, Agrabah dibuat penih warna vibran dan lekat dengan budaya hingga nuansa suara khas Timur. Ia mengambil inspirasi dari arsitektur di kawasan tertentu seperti Moroko, Persia dan Turki, hingga elemn-elemen dari kawasan Arab, India dan budia Asia Selatan. Semua set Agrabah dibuat selama 15 minggu dengan ragam dekorasi yang dibuat dari kain, tekstil, ukiran ala Marrakesh.

  1. Prince Ali

Pengaturan set Agrabah juga dibuat sedemikian detail dengan gerai di pasar, gang-gang kecil dan atap-atap yang mampu mengakomodasi koreografi yang akan ditampilkan para stunts di penampilan musikal “One Jump Ahead” dan “Prince Ali”. Musikal “Prince Ali” juga disebut-sebut menjadi produksi terbesar di film ini, yang melibatkan 250 penari, 200 penampil ekstra, dan lebih dari 200 kostum yang dibuat Michael Wilkinson dan team untuk para pemeran ekstra. Pada proses editing, VFX team membuat 40 menit animatic and previs yang memberikan gambaran lebih baik akan koreografi seperti apa yang akan tercipta pada musikal ini.

  1. Abu

Efek-efek spesial dan beragam tpe VFX tentu bertabur di sejumlah adegan, animasi karakter dan set extensions, environments dan performance di Aladdin live-action, tidak terkecuali sang sidekick, Abu yang dibuat sepenuhnya dengan digital dan didasarkan oleh gerak-gerik dan tampilan fisik dari Capuchin monkey.

5. Princess Jasmine

Banyak hal yang turut disesuaikan untuk menampilkan sosok Princess Jasmine, dari kamar tidurnya yang sengaja dibuat untuk menunjukan karakternya lebih jelas, dari banyaknya buku, peta, tapestries hingga benda seni yang ia miliki. Sementara kasur Princess Jasmine dibuat dua kali lebih besar untuk mengakomodasi sang Putri dan macannya, Raja, serta bedspreadnya dibuat secaara hand-embroidered di Pakistan untuk memberi penghormatan pada kerajaan mendiang ibu dari Jasmine, kingdom of Shehrabad.

  1. Magic Carpet Ride

Untuk memberikan efek realistik dari adegan menaiki magic carpet, sang visual effect supervisor, Chas Jarret membuat 6-axis hydraulic platform yang dilapis dengan karpet yang kemudian diduduki oleh Mena Massoud dan Naomi Scott pada “A Whole New World”. Berlatar green-screen, device ini digerakan dengan sentuhan tangan untuk bergerak naik, turun dan menyamping untuk memberi tampilan yang lebih realistik.