WTF18

By Vinny Vindiani on July 30, 2018

Back for it’s fifth year, We The Fest 2018 celebrates the spirits of summer with 3 days festival filled with brilliant performers and surprises.

Foto oleh: Ikhsan Edwin & @nareend.

IMG_9583

Memasuki tahun kelimanya, festival dibawah asuhan Ismaya Live, We The Fest 2018 kembali mengulang kesuksesannya dengan pagelaran panggung musik besar-besaran berisikan penampilan-penampilan terbaik dari pemusik lokal dan internasional yang mengundang sorak gembira dari para pengunjung dan fans fanatiknya.

IMG_9652

Digelar pada 20 Juli hingga 22 Juli 2018 di JIEXpo Kemayoran, Jakarta, seluruh pemegang tiket We The Fest 2018 siap dipukau dengan kehadiran sejumlah performers. Seperti yang terjadi di hari pertama, dimana WTF18 dibuka dengan penampilan sejumlah musisi lokal seperti Mooner, GAC, Polka Wars, Maliq & D’essentials, Petra Sihombing yang turut berkolaborasi bersama Jevin Julian, Monkey to Millionaire, Neurotic dan penampilan powerful sekaligus mengundang banyak kejutan dari Ramengvrl dan kolaborasinya bersama Gbrand, Keilanboi, Teza Sumendra, Iwa K, Rayi hingga sosok dibalik peran Dilan, Iqbaal Ramadhan.

Pada main stage WTF, impian para fans dikabulkan dengan kehadiran Albert Hammond Jr, Nick Murphy FKA Chet Faker, ALT-J dan tentunya James Bay yang tampil santai dengan mengenakan kemeja batik dan menyiapkan para pemnggemarnya dengan petunjuk sejumlah lagu lama dan lagu-lagu terbarunya di album Electric Light. We can’t help but singalong to “Pink Lemonade”, “Us”, “Wild Love” and “Let It Go”.

IMG_9378 IMG_9448

Terus memberikan performa terbaiknya hingga hari kedua dan hari ketiga, We The Fest 2018 juga menghadirkan panggung kolaborasi dari Afgan, Isyana dan Rendy Pandugo sebagai salah satu pembuka di hari keduanya. Masih ada penampilan dari The Sam Willows, Barasuara yang menampilkan tiga lagu barunya, “Guna Manusia”, “Pikiran dan Perjalanan”, dan “Seribu Racun”, Bam Mastro, Andien yang menampilkan lagu terbarunya berjudul “Warna-Warna” dengan videoklip arahan Sharon Angelia yang masuk pada album Metamorfosa, Ariel Nayaka & Blue Room Boys yang membawa serta penampilan dari Wynd dengan gempita hip-hop dan soul yang membakar semangat para penonton, hingga Diskoria yang mengembalikan nostalgia dalam dentuman disko yang mengundang keramaian.

IMG_9918IMG_9764

Hingga malam hari, panggung yang menjadi incaran akhirnya terlaksana dengan penampilan dari Odesza, Eric Nam, Honne yang tampil prima dengan “Warm on A Cold Night”, hingga musisi asal New Zealand, Lorde yang tampil memukau dengan red sheer outfit. Ditemani dengan beberapa dancer, Lorde sukses menampilkan single-single seperti “Ribs”, “The Louvre”, “Magnets”, “Team”, “Perfect Places”, “Homemade Dynamite”, “Supercut” hingga “Green Light” seraya mengajak para penonton ikut bernyanyi, berteriak dan melompat mengeluarkan seluruh emosi dan suara dalam hati. It’s so good to see her dancing free, having so much fun and give it all her got in this stage. And yes, she would love to be back here in Indonesia to catch up with the fans, despite all this heat.

NRN_5614 NRN_5813

Memasuki hari terakhirnya, pengunjung dibuat terkejut dengan kunjungan Presiden Joko Widodo yang juga menyempatkan dirinya menonton penampilan dari White Shoes & The Couples Company, KimoKal dan mengunjungi berbagai sudut festival sebagai apresiasinya akan kreativitas muda-mudi dalam negeri.

NRN_6411 NRN_6670

Sementara beragam keseruan dalam WTF18 terus bergulir, dari WTF Cinema Club, WTF Skate park, Art Village, f&b area dan sejumlah aktivasi seru lainnya, hari ketiga ini juga diisi dengan penampilan dari Padi Reborn, The Neighbourhood, Teza Sumendra, Dipha Barus, Pee Wee Gaskins, Abenk Alter, SG Lewis, Vince Staples, Petit Biscuit, serta Miguel yang menyihir para penontonnya dengan lantunan musik R&B dan lagu-lagu seperti “Now”, “Pineapple Skies”, “Adorn” dan “Simple Things”, serta penampilan SZA dengan pakaian sari khas India dan sejumlah cerita-cerita yang ia tuturkan di setiap jeda lagu, dari cerita di balik-lagu-lagu yang ia nyanyikan, hingga bagaimana kisah hidup, keluarga dan kepercayaannya, serta lagu-lagu seperti “Normal Girl”, “Supermodel”, “Anything”, “Love Galore”, “Garden (Say It Like That)” dan “The Weekend” yang dibawakannya dengan apik, hingga akhir penampilannya.

Mengikuti perkembangan festival musik ini dari tahun-tahun membuat kamu berdecak kagum dengan apa yang terus diberikan dan dieksplorasi oleh We The Fest, selalu ada penampilan segar dan sosok-sosok baru yang terus membuat kami semangat, and hopefully this festival will be bigger and bigger in the years to come. Cheers to you!