PLAT BR

By Vinny Vindiani on June 13, 2018

Menikmati indahnya hamparan pegunungan hijau dan keindahan langit di kawasan Bromo bersama Plataran Bromo.

Teks & photo: Herdiana Surachman.

Screen Shot 2018-06-11 at 4.09.30 PM

Merasakan udara segar menjadi hal yang mulai langka bahkan di sudut perkotaan, langit begitu kusam dengan polusi sehingga untuk menikmati indahnya angkasa di musim panas terasa sangat menyesakkan, apalagi melihat indahnya matahari terbit. Beruntungnya Indonesia dianugerahi alam yang luas dengan segudang keindahan yang tak ada matinya. Kami mengajak kamu untuk menikmatinya di salah satu Taman Nasional terbaik Indonesia sekaligus situs warisan dunia UNESCO, menyambut indahnya matahari terbit di Langit Bromo.

Kawasan Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru menjadi salah satu destinasi alam yang banyak diminati baik wisatawan domestik maupun mancanegara karena uniknya alam serta budaya yang ada disekitarnya, terlebih banyaknya akses jalan darat maupun udara menuju kota terdekat, misalnya seperti via Malang atau Surabaya sudah dengan sangat mudah didapatkan. Saya teringat perjalanan saya pertama kali ke Bromo di tahun 2012, ketika itu saya datang dari Malang, memulai perjalanan sekitar jam 12 malam, untuk sampai di meeting point sebelum Pananjakan, sekitar jam 3 pagi. Karena ratusan bahkan ribuan wisatawan datang kesini, terutama ketika cuaca sedang bagus-bagusnya, di musim panas, sekitar bulan Juli hingga September.

Screen Shot 2018-06-11 at 4.09.01 PM

Screen Shot 2018-06-11 at 4.08.53 PM

Namun sekarang, Plataran Hotel & Resort telah membuka pintunya untuk para wisatawan untuk menikmati kawasan Bromo secara keseluruhan. Menikmati alam pegunungan yang asri dengan hanya 30 menit road trip dengan Jeep pribadi menuju tempat untuk melihat matahari terbit paling populer di kawasan Taman Nasional Gunung Bromo, Pananjakan 1. Tidak hanya itu, Plataran Bromo juga akan meningkatkan standar pengalaman perjalananmu di Bromo dengan savanna picnic breakfast dengan latar belakang hamparan pengunungan dan langit biru yang indah dipandang mata.

Selepas menikmati beberapa tempat yang ada di Bromo, bagi kamu yang ingin menikmati kelezatan hidangan sambil menikmati suasana dan sejuknya udara pegunungan. Teras Bromo menyediakan tempat yang sangat nyaman dan hidangan yang pas untuk dinikmati setelah berjam-jam melakukan perjalanan menikmati alam Bromo. Teras Bromo juga cocok bagi traveler yang sekadar ingin mampir untuk menikmati waktu sebelum pulang ke kota asal dengan hidangan yang cukup beragam dan fasilitas yang bisa dinikmati seperti ketersediaan kamar mandi untuk kamu yang ingin membersihkan diri sebelum melanjutkan perjalanan pulang, dengan kapasitas hingga sekitar 100 mobil Jeep yang tepat untuk kegiatan touring besar, baik sebelum atau sesudah menikmati keindahan alam Bromo.

Screen Shot 2018-06-11 at 4.09.08 PM

Screen Shot 2018-06-11 at 4.09.19 PM

Untuk akomodasi, saat ini Plataran Bromo dengan akomodasinya Langit Bromo, menyediakan The Private Pool Family Villa yang bisa menampung sampai 10 orang untuk liburan keluarga besar dengan gaya arsitektur rumah pengunungan di Eropa dengan campuran gaya khas tradisional Indonesia. Bagi para individual traveler juga tersedia pilihan tempat menginap yang sederhana, Mezzanine menampilkan konsep Ryokan ala Jepang yang sederhana namun nyaman dengan satu lodge terbagi untuk 2 orang. Dalam satu lantai Mezzanine ini terdapat juga sharing area, termasuk ruangan santai untuk menikmati secangkir teh atau kopi, ruangan bersama untuk menonton TV, tempat makan juga kamar mandi bersama. Tidak sampai disitu, Plataran Bromo juga masih membangun beberapa tipe akomodasi yang nantinya akan berupa 6 unit Luxury Lodge, 18 Unit Family Lodge, dan 6 Unit Attic Lodge yang masing-masing dilengkapi dengan kamar mandi pribadi.

Jadi, tidak perlu jauh-jauh kepegunungan Eropa untuk menikmati keheningan alam dan udara segar yang akan mengembalikan energimu seperti semula. Menikmati matahari terbit sampai tenggelamnya dengan kemewahan yang disediakan Plataran Bromo, menjamin pengalaman yang tak terlupakan untuk sesekali beristirahat di pegunungan, baik dengan teman maupun keluarga tercinta.