rsz_1mod-saveourspecies-anna_26_20180302170325fkLDF0

By Nandya Gita on March 5, 2018

After 85 years, Lacoste is changing their iconic crocodile logo for a great cause.

lacoste-endangered-animals-save-our-species-collection-web-lead

Ketika membicarakan Lacoste, tentu yang pertama kali teringat adalah logo buaya hijau yang lekat menempel pada setiap produk Lacoste. Bordiran buaya yang menjadi ikon dari lini busana ready-to-wear asal Perancis ini adalah sebuah penghargaan bagi sang pendiri, René Lacoste yang sempat dijuluki ‘The Crocodile’ berkait kepiawaiannya di lapangan tenis.

And now for the first time in the brand’s history, Lacoste has initiated a changed of the logo. Dalam presentasi yang dilaksanakan di Paris Fashion Week Autumn/Winter 2018, Lacoste menampilkan wujud terbaru dari logo Lacoste pada polo shirt. Desainer Felipe Oliveira Baptista menukar logo buaya khasnya dengan satu dari 10 spesies hewan yang terancam punah.

 

244311-thumb-1024x1024

 

Berkolaborasi dengan International Union for Conservation of Nature (IUCN), kampanye yang bernama Lacoste x Save Out Species ini merupakan bentuk dukungan untuk menyelamatkan hewan-hewan yang hampir punah di dunia. 10 hewan langa dan dilindungi tersebut diantaranya ada dua hewan asli Indonesia, yaitu Harimau Sumatra dan Badak Jawa.

Dirancang dengan teknik embroidery dalam warna yang serupa dengan logo crocodile ikonisnya, jumlah kaos polo yang diproduksi sesuai dengan jumlah spesies yang diketahui masih berada di alam liar. Contohnya, lumba-lumba langka ata The Gulf of California Porpoise, yang hanya tersisa 30 ekor di alam bebas, maka baju yang diproduksi oleh Lacoste hanya sejumlah 30 pieces.

 

Sebanyak 1775 polo shirt secara total akan diluncurkan selama tiga tahun dan hasil penjualan tiap polo shirt akan didonasikan untuk program penyelamatan dan pelestarian hewan-hewan langka tersebut.