vffc

By Vinny Vindiani on January 30, 2018

Get to know the talented participants and winners in the final and awarding night of VISIONARE Fashion Film Competition 2017 (VFFC 2017).

Screen Shot 2018-01-30 at 1.41.15 PM

Membuka kesempatan terbaik bagi sineas muda di dunia perfilman dan fashion, VISIONARE Fashion Film Competition 2017 yang sudah melalui ragam tahap sejak bulan November 2017 ini kini sudah masuk dalam tahap akhir, yaitu malam final VFFC 2017.

Bertempat di The Silver Screen, Queens Head, Jakarta pada 25 Januari 2018, the final night of VFFC 2017 menampilkan 5 fashion film yang berhasil dirampungkan oleh kelima finalis yang sebelumnya sudah melalui proses brainstorming, produksi dan editing selama 1 bulan, disertai tantangan kerjasama dengan brand lokal, seperti Danjyo Hiyoji, Rama Dauhan, Hunting Fields, Pop-U dan b-yo.

 

1.“HUMAN8TURE” – Alvin Khoe (Jakarta)

A story of a young woman who talks about how society sees and judge other human, and how she explains that it’s just human nature to judge people, yet it’s also a human nature to be proud of ourselves.

 

  1. “PANGKAS RAMBUT ASMARA” – Valentina Edgina (Jakarta)

Menceritakan pandangan seorang pria akan kehidupan seorang perempuan pemangkas rambut yang ambisius dan fokus terhadap apa yang diinginkannya, dari konsistensinya bekerja kala pagi hingga memenuhi keinginan pribadinya di malam hari. All balance and enchanting.

 

  1. “REPETISI” – Rahadyan Amandita (Malang)

Mengambil cerita peralihan yang dilalui makeup artist lawas dalam memasuki dunia makeup artist modern, dengan segala kekurangan dan kelebihan dari setiap peralihan zaman.

 

  1. “CICADA” – Adi Putra (Jakarta)

Berisikan penggambaran sebuah mood tanpa narasi yang lugas, dengan penggambaran seorang perempuan yang menatap lekat pada kobaran api yang menjadi simbol dari trauma, rasa sakit, kemarahan, kehancuran dan akhirnya memutuskan menyatu dengan api untuk meredam emosi dan menemukan keharmonisan dengan dalam dirinya.

 

  1. “JALINAN JIWA” – Fito Adijaya (Bandung)

Terinspirasi dari bagaimana masyarakat Indonesia menjaga kuat hubungan kekeluargaannya, fashion film ini menggambarkan proses intergenerational transfer yang sudah umum di Indonesia untuk memberikan pengaruh dan nilai tertentu antar generasi, as in this video, a sister transferring value through heirloom.

 

Tidak hanya diwarnai dengan Screening dan Winners Announcement sebagai puncak dari kompetisi ini, namun juga diisi dengan Fashion Networking Night bersama guest speaker Nina Nikicio, Creative Director & CEO dari Nikicio, serta Anindya Devy, Managing Editor of our very own Nylon Indonesia yang membahas ragam isu mengenai Film in Future of Fashion.

Screen Shot 2018-01-30 at 1.41.43 PM

Usai sharing session, tersisa winner announcement yang sudah ditunggu-tunggu. Dan setelah melalui proses judging dari tim VISIONARE dan kedua juri tamu Ajeng Swastiari (Creative Director/Stylist) dan Leone Stave (Fashion Filmmaker) dari NPM Studio, as results, Alvin Khoe dengan film “Human8ture” bersama Danjyo Hiyoji dinobatkan sebagai 2nd Runner-up, Valensia Edgina dengan “Pangkas Rambut Asmara” bersama Rama Dauhan menempati peringkat 1st Runner-Up, serta pemenang pertama dari VFFC 2017 jatuh kepada Fito Adijaya dengan film “Jalinan Jiwa” bersama b-yo.

Seluruh video VFFC 2017 bisa disaksikan pada link yang tertera diatas, atau website VISIONARE dan Youtube VISIONARE. Congratulations for all the participants and winners, see you next year!