2

By Vinny Vindiani on December 7, 2017

Tidak banyak yang tahu soal bagaimana Haley Camille berani mengekspresikan pendapatnya lewat sebuah koleksi parodi Yeezy Season 5.1, it happens far-far away from us, and once we heard it, we can’t help but ask the girl behind all this fun line.

Oleh: Vinny Vindiani. Fotografer: Kevin Hayland (@Herban_Cowboy).

Screen Shot 2017-12-06 at 6.42.17 PM

 

Haley Camille memang pernah menggeluti karier sampingannya sejak masa kecil, sebagai model anak-anak, dan disini ia mengenal bagaimana setiap hal bergulir di balik kata fashion. Di usia mudanya yang kini menginjak 23 tahun, Haley menemukan dirinya bekerja di dunia yang sama, sebagai Art Director dan Wardrobe Stylist di Kat & Bare, sebuah media sosial fashion dari Ryde Studios.

Mengaku mengawali kariernya dengan latar belakang dirinya sebagai seniman, kecintaannya akan menggambar, melukis dan memahat, ia menceritakan bagaimana dirinya berinvestasi pada sebuah mesin jahit, dan terus bermain-main pola dan konstruksi pada baju-baju miliknya, dan seringkali berakibat kesalahan dan menghancurkan bajunya. Namun setiap usaha, keberhasilan dan kegagalan tetap membuatnya tertarik akan kedinamisan dunia fashion. Ada kalanya ia tiba-tiba memutuskan untuk membuat sendiri prom dressnya dan memilih menjahit sepanjang malam, and it happens all the time, from a piece to a whole collections of clothes. Dan kegemarannya itu membawanya pada sebuah degree di Fashion Design at the Fashion Institute of Technology.

Mendeskripsikan dirinya sebagai pribadi yang loud and over the top, perempuan kelahiran Laguna Beach, California ini menjalani hari-harinya secara mengalir, dari apa yang butuh ia kerjakan hari itu, mempersiapkan photoshoot hingga bagaimana pergolakannya dalam jam bangun tidur, dan memilih membuat sarapannya sendiri atau segera beralih ke Starbucks layaknya perempuan-perempuan di LA lainnya. Mendapat kesempatan berinteraksi dengannya, here are what she has in mind.

 

Screen Shot 2017-12-06 at 6.31.28 PMhaley 4

Menjadi seorang stylist mewajibkanmu untuk jadi super-fashionable and up to date, tapi sejujurnya, apa saja barang yang kamu kenakan sehari-hari?

Haha, I love this question. Orang-orang beranggapan jika kamu bekerja sebagai stylist, artinya kamu harus punya gaya pribadi yang baik. Menjadi stylist berarti terus memikirkan bagaimana cara merangkai tampilan baju untuk orang lain, baik untuk klien maupun model, dan membuat orang itu terlihat luar biasa dan merasa luar biasa. Dimana ini tidak selalu menyisakan waktu untuk membuat dirimu sendiri terlihat lebih baik. Teman-teman saya terus menanyakan, “Apa yang mau kamu pakai malam ini?” Saya selalu tertawa. Ini hal terakhir yang saya pikirkan! Saya selalu memakai apapun diperjalanan saya menuju keluar pintu.

Personally, what’s your idea of a good style? 

Selera fashion saya terus berkembang. Umumnya, pemikiran saya akan gaya yang bagus bevariasi sesuai dengan orangnya. Gaya yang bagus dimulai dengan mengenal tipe bentuk tubuh dan apa yang terlihat flattering dan membuat dirimu merasa nyaman. If you feel good, you look great. Breaking trends, crossing lines and bending the rules, that is how you get heads turning.

Dari manakah kamu mendapatkan inspirasi dalam mengarahkan gaya dan sebuah fashion shoot?

The styling and directing practically fell into my lap. Ok, that’s not true, I worked very hard to get to where I am today. Namun ini tentu merupakan panggilan hidup saya. Saya suka mengutarakan cerita, menciptakan karakter dan membangunnya. Itulah inspirasi saya. Sebagai stylist, saya selalu muak dengan keadaan seperi “oke ini lokasinya, ini modelnya, ini ukuran pakaiannya – bawa barang-barang keren.” I’d be like “WHAT!”. Semua terasa tidak berarti dan sulit bagi saya untuk berkesinambungan sebagai seniman. Disini directing mulai berperan. Saya butuh terlibat dalam prosesnya, di langkah-langkah pertamanya. Saya butuh sebuah cerita untuk diutarakan dan karakter untuk bertumbuh bersama dengan pakaiannya. Sebagian besar inspirasi saya datang dari gaya-gaya vintage, dan karakter seperti Jane Birkin, Serge Gainsbourg, Bridget Bardot, Carla Bruni, Sharon Tate, Anita Pallenberg, David Bowie, Mick & Bianca Jagger dan masih banyak lagi!

 

Haley NYLON Indonesia 3

 

Siapa role modelmu?

Sejauh ini Jane Birkin adalah inspirasi terbesar saya, baik dalam hal gaya maupun kehidupan. Saya mengaguminya sebagai individu di berbagai tingkatan, termasuk hubungannya dengan Serge. Kamu bisa merasakan cinta hanya dengan bagaimana mereka melihat dan mengagumi satu sama lain di setiap foto. Jane Birkin dan Bridget Bardot mengenalkan saya akan dunia vintage yang menginspirasi karier saya secara keseluruhan.

Sejauh ini, apa hal yang paling mengesankan saat kamu bekerja sebagai model anak-anak dan stylist?

Terlalu banyak pengalaman-pengalaman gila yang tersimpan di memori. Sejauh perjalanan karier model anak-anak, memori favorit saya jatuh pada audisi pertama saya, untuk iklan El Pollo Loco dan saya tidak bisa lebih gugup dan naïf akan apa yang saya daftarkan sendiri (atau ibu saya yang daftarkan). Saya berjalan ke ruang audisi dan menyerahkan papan pendaftaran. Mereka membuat saya berdiri cukup lama sambil melihat saya dari atas ke bawah. Dengan seruan keras, salah satu casting directors berkata “I like her!”. Sementara casting director lainnya merespon dengan “Entahlah.. ada sesuatu yang aneh dengan lututnya.” Jika itu bukan perkenalan ke Hollywood yang sebenarnya, entah seperti apa lagi!

 

haley 3

 

Ceritakan pada kami bagaimana “Yeezy Season 5.1” bermula dan bagaimana reaksi orang-orang?

Yeezy Season 5.1 adalah line parodi yang saya ciptakan sebagai respon dari koleksi Yeezy Season 5 milik Kanye West berisi penuh dengan streetwear yang merepresentasikan kota asal saya yang aneh dan mengerikan. Seluruh pakaian menyuarakan “Calabasas” atau “Las Virgenes” atau bahkan kode posnya. Saya menganggapnya sangat jenaka! Namun, agak menjengkelkan. Mengingat Kanye tidak tahu apa-apa tentang kota aneh dan gelap yang dimuliakannya ke seluruh penjuru dunia. Itu adalah proyek pribadi, saya tidak mencari banyak imbalan, sebaliknya saya hanya mengekspresikan diri saya sebagai seniman.

Will you continue releasing new clothing/accessories collection? Anything in mind?

Yeezy Season 5.1 tidak akan mengeluarkan merchandise baru, namun mungkin akan ada hal lain yang akan dikerjakan dalam waktu dekat ini *wink wink*.

 Bagaimana perspektifmu terhadap industri fashion modern dan apa yang sedang terjadi di dunia fashion saat ini?

Fashion sedang bergerak lebih cepat dari sebelumnya! Hampir terlalu cepat, rasanya hampir tidak mungkin untuk diikuti.

Apa hal yang paling menantang dan hal yang terbaik dari kariermu sebagai stylist?

Menjadi seorang stylist itu jauh dari keglamoran seperti kedengarannya. Pekerjaannya sebenarnya sangat fisikal. Hari-hari dimana kamu tidak berada dalam set, kamu bersiap-siap, which can be an actual hell. Kamu menghabiskan hari dengan menyetir mengitari kota untuk mengambil pakaian-pakaian berjumlah berat dan membongkar muatnya kedalam dan keluar mobil, rumah dan set. Dan kamu harus mengulangi hari yang sama lagi setelah shoot selesai untuk mengembalikan semuanya ke tempatnya lagi, yang tentu membutuhkan banyak penyusunan.

What it takes to be a stylist, a good one?

Menjadi stylist yang baik tidak selamanya harus memiliki style yang baik, menjadi good stylist adalah saat kamu mengerti akan klienmu, model atau jika kamu mau, subyeknya. Membaca tubuh mereka dan mengenal apa yang mereka sukai dan tidak sukai, serta apa yang membuat mereka nyaman. Kamu tidak ingin bergerak terlalu jauh dari zona nyaman mereka, tapi kamu ingin menantang tata gaya mereka dan mendorongnya ke arah yang benar.  Kamu ingin mendorong mereka melewati zona nyamannya sampai pada titik dimana mereka melihat cermin dan merasa takjub! The goal is to have them say, “wow! I never would have picked this out for myself but I love it!”

 

Screen Shot 2017-12-06 at 6.31.40 PMScreen Shot 2017-12-06 at 6.42.27 PM

 

If you ever got a chance to style & manage a photoshoot entirely the way you like it, who’s gonna be in it?

It would be a dream come true to shoot Chloe Sevigny. 

Apa koleksi fashion yang selama ini kamu sukai, dan mengapa kamu menyukainya?

Gucci sedang jadi favorit saya saat ini, dan sejujurnya sudah cukup lama. Alessandro Michele has been killin’ it! Secara tidak disangka, sekitar 5 tahun yang lalu, segala hal di pikirannya seperti terbalik dan semuanya berubah. Mereka mulai bekerja dengan seniman yang lebih edgy dan luar biasa, seperti Petra Collins. Sama baiknya dengan menemukan seniman-seniman baru dan bekerja dengan mereka. Contohnya, Alessandro menemukan secara acak di Instagramnya seorang perempuan yang membuat patches yang akhirnya memenuhi permukaan setiap jaket jeans dan terlebih, melengkapi koleksi mereka dan membuatnya semakin luar biasa.

Bagaimana dengan project selanjutnya?

As far as future projects go, there is so much ahead! I am so young, at least to be where I am today, and still so driven, the future hold surprises for you and I both!