MNP_2766

By Alfian Putra on November 6, 2017

Setelah Let a Thousand Flower Bloom dilepas sebagai album penuh pada 2010 silam. Homogenic kemudian tertidur pulas, sesekali bangun untuk merampungkan mini album Let’s Talk yang digunakan sebagai soundtrack film Demi Ucok pada 2012.

MNP_2785 Photo by HMGNC doc.

 

Setelah itu praktis gerak lakunya tak terdeteksi lagi. Trio Amandia Syachridar, Dina Dellyana, dan Grahadea Kusuf lelap gitu saja.

Namun nyatanya mereka tidak terlena dan keburu bangun untuk mulai meniti langkah kembali. Tepat pada 2017 ini, mereka berkumpul di studio kamar guna menghimpun berbagai energi kreatif. Tanpa batas, mereka masyuk bereksplorasi secara bebas. Sehingga menghasilkan output yang mereka sebut Self Titled, sekaligus pembaharuan dari Homogenic menjadi HMGNC.

Kendati dikerjakan secara “kamaran”, album kelima trio elektronikal Bandung ini, lebih dominan menempuh jalur analog. Tentu berbeda jika dibandingkan dengan proses produksi pada album-album sebelumnya. Prosesnya pun ngjelimet, banyak materi yang berulang kali dirombak demi mencapai maksud dan rasa yang mereka inginkan pada setiap lagu. Makanya jangan heran apabila lagu-lagu seperti “Today and Forever”, “Memories That Last a Dream”, dan “This to Shall Pass” mempunyai dua versi.

Dea bertanggung jawab untuk mixing di studio kamarnya. Sebelumnya mastering  dilimpahkan jauh ke Inggris, tepatnya di Star Delta Mastering -tempat langganannya PMR Records dan Hospital Records. Dibantu pula oleh Demajors selaku label yang menangui mereka.

Setelah semuanya dirasa aman, “Buka Hari Buka Kembali” digelontorkan ke khalayak sebagai single untuk album terbaru ini. Mereka sengaja memilih lagu tersebut karena mewakili proses transisi Homogenic menjadi HMGNC.

Lika-liku perjalanan HMGNC menjadi inspirasi dalam penulisan lirik. Sejenak berhenti, lihatlah yang sudah berlalu terasa jauh, kita melangkah. Begitulah potongan liriknya. Ada satu fase di mana para personil sudah merasa tidak merasa related dengan Homogenic sehingga akhirnya memutuskan untuk melakukan pembaharuan.

HMGNC memulai semua ini pada tahun 2002 dengan formasi Risa Saraswati (vokal), Dina Dellyana (synths/programming), dan Grahadea Kusuf (synths/programming). Menghasilkan dua album Epic Symphony dan Echoes of the Universe dengan masing-masing trek jagoannya “Semu”, “Utopia” dan “Untukmu, Duniaku”. Sebelum memasuki album ketiga, Risa keluar dari band dan digantikan oleh Amandia Syachridar.

O yah, album kelima mereka sudah rilis akhir Oktober 2017 kemarin. Kalian bisa pergi ke toko musik terdekat lalu membelinya. Jika mengharapkan link download, kontak langsung bandnya saja. :p