LAZADA 5

By Anindya Devy on October 9, 2017

Jangan mudah tergiur kata-kata murah dan promo!

Diskon, paket murah, hadiah langsung dan promo adalah kata-kata yang selalu menggoda saat  ingin berbelanja online, yang akhir-akhir ini telah menjadi gaya hidup yang melekat di keseharian masyarakat di Indonesia. Namun, masih ada beberapa sebagian orang yang masih takut untuk berbelanja online. Kamu tidak perlu khawatir saat berbelanja online, jika memahami beberapa tip dan saran tentang berbelanja online yang benar.

LAZADA 7

Sebagai destinasi belanja online nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara, Lazada selalu mencari cara agar konsumen selalu mendapatkan pengalaman berbelanja online yang aman, nyaman dan menyenangkan. Berikut adalah 10 tip jitu dari berbagai sumber agar membantu proses berbelanja online Anda, 100% Aman!

1. Website Yang Memiliki Kredibilitas

Berbelanja lah di website yang sudah terpercaya dan berhati-hati dengan alamat website yang muncul berdasarkan search engine. Biasakan untuk meneliti terlebih dahulu karena ada beberapa search engine justru mengalihkan dari website yang memiliki kredibilitas. Hindari meng-klik iklan yang muncul tiba-tiba yang kemungkinan memiliki malware di dalamnya apabila secara tidak sengaja terunduh. Penawaran hadiah langsung juga bisa jadi jebakan untuk mendapatkan data pribadi kamu. Selalu berhati-hati dengan membaca lebih teliti sebelum memberikan informasi kartu kredit.

 

  1. Hati-Hati Dengan Penulisan

Selalu teliti dan jangan terburu-buru saat membaca alamat website (URL) dari portal. Perbedaan pada satu huruf saja dapat mengarahkan kamu ke website yang berbeda, meskipun cara bacanya sama. Perbedaan dalam penggunaan domain top-level seperti (.org, .net, .tv, .asia, dll) juga dapat memberikan hasil yang berbeda. Perbedaan kecil seperti ini adalah cara mudah yang dapat menjebak kamu yang tidak teliti untuk untuk memberikan data pribadi dan berkedok penipuan.

 

3.Perhatikan Tanda Gembok

Hal sepele yang kerap menjebak dan mengarah pada penipuan adalah saat mengunjungi website yang tidak memiliki kode SSL (Secure Sockets Layer) yang tertanam. Untuk mengetahui website yang aman dan memiliki SSL/TLS cek apakah website tersebut melalui https:// bukan http://.  Perhatikan apakah gambar gembok terlihat di sebelah alamat URL di bawah web browser. Pastikan gembok terlihat ketika memasukan informasi pribadi dan saat pembayaran.

 

  1. Hindari Memberikan Data Melalui Email

Jika admin meminta data-data pribadi kamu untuk dikirimkan lewat email ketika kamu berbelanja di sebuah website, maka kamu harus waspada! Jangan pernah berbagi informasi kartu kredit kamu melalui email. Segala bentuk transaksi yang didahului dengan proses seperti ini di luar portal harus dihindari. Sama halnya seperti peringatan bagi kamu untuk tidak berbagi informasi mengenai username dan password kepada siapa pun, baik melalui email atau pun nomor telepon.

 

  1. Jaga Informasi Pribadi Kamu

Portal yang meminta nomor identitas, pin ATM, bahkan nomor kepegawaian kamu, kemungkinan besar berniat mencuri data-data pribadi kamu. Sebaiknya kamu langsung keluar dari portal tersebut. Sama halnya ketika berbelanja online menggunakan kartu kredit, selayaknya tidak ada yang menanyakan pin atm atau kata sandi online banking kamu.

 

  1. Harus Teliti

Bila kamu sering berbelanja online, kamu harus rutin mengecek semua tagihan kartu kredit kamu, kamu harus peka apabila menemukan transaksi yang tidak dilakukan oleh kamu atau pembayaran yang bukan seharusnya. Selalu gunakan cara pembayaran yang terpercaya seperti Paypal atau Alipay. Bila perlu, lihat kembali bukti pembayaran online sebelum akhir penagihan kartu kredit pada akhir bulan. Bila kamu melihat ada yang janggal, langsung hubungi bank. Ada baiknya, kamu bisa meminta kepada bank untuk mengirimkan pemberitahuan berupa sms klarifikasi transaksi kamu.

 

  1. Gunakan Software Anti Virus

Tidak mengunjungi website untuk berbelanja bukan menjadi jaminan informasi pribadi kamu tidak bisa dicuri. Para hackers, dapat menembus komputer dan PC kamu melalul malware. Jadi sangat disarankan untuk menggunakan anti virus di perangkat kamu. Beberapa daftar rekomendasi anti virus bisa dicek disini : https://www.top10bestantivirus.com/  salah satunya adalah Norton yang juga memberikan artikel yang sangat berguna  yaitu  How to Recover When Your Email Account is Hacked.

 

  1. Langkah Verifikasi

Kamu tahu nomor CVV2, Card Verification Value? Yaitu 3 angka di sebelah tanda tangan kamu yang terdapat di belakang kartu kredit. Website yang aman akan menanyakan nomor CVV2, dan ada yang meminta verifikasi tambahan dengan memberikan One Time Password (OTP), hal ini akan menambah proteksi untuk menghindari penipuan.

 

  1. Hindari Berbelanja Online dengan Menggunakan Fasilitas Umum

Tidak aman menggunakan komputer fasilitas umum saat berbelanja online, pastikan kamu juga selalu log out dengan sempurna setiap selesai menggunakan fasilitas internet umum. Apabila terpaksa harus menggunakan, dan kamu lupa, maka informasi pribadi kamu yang tertinggal di komputer itu akan berpotensi disalah gunakan. Apabila hal ini terjadi segera informasikan ke bank agar segera dilakukan pemblokiran.

 

  1. Lakukan Pembersihan Berkala

Dari The National Cyber Security Allliance (NCSA) dan Better Business Bureau (BBB) menyarankan bagi konsumen untuk selalu membersihkan dari data-data yang tertinggal seperti melakukan clear history. Melalui survey NCSA, disarankan dengan melalukan pembersihan ini agar data pribadi kamu lebih aman.