Feby Haniv (12) (1)

By Alexander Kusuma Praja on September 29, 2017

Feby Haniv membawa sisi stylish dari para gangster era Jazz Age dalam koleksi terbarunya untuk Plaza Indonesia Men’s Fashion Week 2017.

Disebut sebagai satu-satunya desainer perempuan yang khusus merancang busana pria di Indonesia, Feby Haniv kembali berpartisipasi dalam Plaza Indonesia Men’s Fashion Week 2017 setelah tahun sebelumnya sukses menggelar koleksi bertema Tales of The Macabre.

FebyHaniv

Digelar di hari ketiga PIMFW 2017, tahun ini Feby Haniv Pour Homme mengusung tema “The Savages” yang terinspirasi dari gaya-gaya kriminal dan gangster era Jazz Age di Amerika Serikat tahun 1920 sampai 1930-an. “Entah kenapa saya jatuh cinta sama gaya-gaya kriminal-kriminal di era 1920-1930-an yang masih terlihat berandalan tapi ‘flamboyan’ karena mereka masih memakai jas dan panama hat atau newsboy caps. Jadi menurut saya keren banget kalau gaya kriminal atau mafia kita presentasikan lagi dengan sedikit touch modern and of course Feby Haniv’s signature cuts,” ungkap Feby menjelaskan.

Secara khusus, Feby terinspirasi dari true story tentang D’Autremont Train Robbery yang menceritakan tiga bersaudara yaitu Ray, Roy, dan Hugh D’Autremont yang tergabung dalam satu geng kriminal yang mencoba merampok kereta express Pacific Northwest pada tahun 1920-an, serta film epic crime drama bertajuk Once Upon a Time in America (1984) yang dibintangi oleh Robert De Niro dan James Woods.

FebyHaniv2

Warna earth tone seperti brown, cream, navy blue, dan military green yang tradisional dipilih Feby menjadi palet utama untuk looks yang mengedepankan teknik tailoring. Diperkuat oleh para model yang muncul dengan wajah penuh luka seperti habis berkelahi atau melewati rough night di ruang interogasi serta concept video yang digarap dengan cukup menarik, Feby Haniv terbilang sukses menghidupkan konsep dan narasi di benaknya, terlepas dari beberapa looks yang terasa meleset.