Screen Shot 2017-09-28 at 12.46.49 AM

By Vinny Vindiani on September 28, 2017

Have you heard about Chance the Rapper’s new tracks?

Screen Shot 2017-09-28 at 12.23.54 AM via:youtube.com

Nothing too fancy for a fresh track from the studio, Chancellor Johnathan Bennett yang popular dengan nama panggung Chance the Rapper ini memilih membawakan untuk pertama kalinya,  lagu terbarunya dalam The Late Show with Stephen Colbert. Dan jika kamu belum sempat dengar, you’re in for a treat!

Dalam interviewnya bersama Stephen Colbert, rapper asal Chicago ini mengaku baru saja menulis lagu ini dua hari sebelum perform. Lagu yang sebelumnya belum memiliki judul – since it’s so new, dan baru saja diberi judul “First World Problems” dan melibatkan Daniel Caesar ini dibawakannya untuk menggantikan lagu “Grown Ass Kid” yang dengan alasan tertentu tidak ingin lagi ia bawakan.

Screen Shot 2017-09-27 at 11.16.37 PM

“We had to come up with a song in a matter of days, and I wanted to do something fresh. Not to lie, I’ve been in the studio a lot lately, cooking up some yammers. They’re honestly great. I premiered ‘Angels,’ the first song off Coloring Book, here so why not do a new song for you tonight?” ungkap Chance.

Melantunkan lagu dengan slow rap bercampur chorus dengan tema realita ketenaran yang tidak realistis bagi manusia biasa – taken from his own American dream experience, Chance yang baru saja mendapat kebanggaan tiga GRAMMY pertamanya berhasil meramu lagu ini dengan sisi emosional. You can seriously feel it grows, baik dalam deretan lirik lagu, rather slow-paced rap yang hampir menyerupai sebuah narasi, dan saat dirinya menyanyikan chorus dengan lantunan halus bersama Daniel Caesar dan back vocals yang terasa seperti sebuah hymne.

Screen Shot 2017-09-28 at 12.24.44 AM via:youtube.com

Lagu dimulai dengan efek lampu biru gelap yang mengiringi Verse 1 yang seumpama menceritakan permulaan kariernya dan segera berlanjut chorus bernada halus- which give us chills, and it keep building up along the song. Lalu berubah pada warna kehijauan pada verse kedua yang menggambarkan perubahan kontras kehidupan barunya dalam ketenaran serta kerinduannya akan kehidupan normal, keluarga, waktu dan ketenangan. Lalu verse ketiga diwarnai dengan orange shades dan berisikan isu dunia masa kini, serta sentuhan personal yang menandakan titik keberadaannya diantara impian besar dan kehidupannya sebagai individu biasa, yang tidak melebihi siapapun di dunia ini. Dan diakhiri dengan nuansa putih cerah beriring serangkaian long chorus “The day is on its way, it couldn’t wait no more. Here it comes, ready or not, ready or not,” yang dibawakannya dengan powerful.

Nothing too hateful, too shameful, or too glamorous. Hanya sederhana, relatable dan masuk di akal.

Haven’t seen it yet? Here’s you’re treat.