Samsung Gear S3 Classic

By Alexander Kusuma Praja on February 13, 2017

Samsung Gear S3: Harder, Better, Faster, Stronger!

Tanggal 7-8 Februari kemarin, NYLON dan rombongan media lainnya diundang Samsung Electronics Indonesia untuk mengikuti workshop media “Capturing Story in Time” dalam rangka memperkenalkan generasi smartwatch terbaru mereka, Samsung Gear S3. Bertempat di R Hotel Rancamaya, Bogor, selama dua hari ini kami merasakan langsung keandalan Gear S3 dalam berbagai aktivitas fisik yang seru.

samsung-gear-s3-frontier

 

Samsung Gear S3 dilengkapi berbagai fitur yang menunjang gaya hidup sehat.

 

Tiba di hotel dan bersantap siang, tim Samsung Electronics Indonesia yang diwakili oleh Seto Anggoro (Product Marketing Manager) dan Gregory Augusta (Product Marketing) langsung mempresentasikan fitur-fitur terbaru dari Gear S3. Terinspirasi dari seni pembuatan jam tangan tradisional, Gear S3 menggabungkan desain premium dengan teknologi mobile terkini yang meliputi IP-68 water resistance, military grade durability (MIL-STD 810G), Gorilla Glass SR+ untuk meminimalisir goresan pada kaca jam tangan, baterai yang dapat tahan dalam waktu tiga sampai empat hari, built-in speaker, dan GPS yang membuat smartwatch ini semakin tangguh dan dapat diandalkan di segala medan.

lari-marathon-samsung-gear-s3

 

Bersiap lari marathon sembari mengaktifkan aplikasi S-Health di Samsung Gear S3.

Dari desainnya sendiri, Gear S3 terdiri dari tipe Frontier dan Classic. Frontier yang terlihat lebih maskulin mengambil inspirasi dari jiwa petualang yang aktif dan dapat digunakan untuk daily activities maupun look yang lebih formal, sedangkan Classic cenderung lebih unisex dengan desain minimalis dan elegan, keduanya memiliki ukuran straps standar 22mm yang dapat diganti sesuai keinginan kita. Baik Frontier dan Classic memiliki circular UX dengan bezel yang bisa berputar serta transisi yang halus dan alami antar layar serta tampilan 16 megapixel Super AMOLED full-color Always On watch face yang menampilkan waktu terus menerus layaknya jam analog. Tanpa menyentuh layar, kita bisa menerima atau menolak panggilan masuk. Selain itu, cukup menulis di layar jam, maka pesan dapat secara otomatis berubah menjadi teks, serta fitur to-do-list untuk mengatur jadwal dengan aplikasi Reminders.

pembicara-dalam-workshop-samsung-gear-s3-beawiharta-seto-anggoro-gregory-augusta

 

Pembicara dalam Workshop Samsung Gear S3: Seto Anggoro (Product Marketing Manager), Beawiharta (Photo Journalist – Reuters), dan Gregory Augusta (Product Marketing).

Workshop kali ini juga menghadirkan Bea Wiharta, jurnalis dan fotografer senior yang bekerja di Reuters. Beliau menceritakan sepak-terjangnya meliput daerah konflik dari Indonesia Timur hingga kawasan Timur Tengah dan bagaimana teknologi yang compact dapat memudahkan tugas jurnalis di lapangan. Dengan segala ketangguhan Gear S3 plus fitur SOS di mana kita tinggal menekan home button sebanyak 3 kali untuk mengirim lokasi kita melalui GPS, smartwatch ini jelas adalah perangkat yang tepat.

samsung-gear-s3-rafting

 

Membuktikan ketangguhan Samsung Gear S3 saat rafting di Caldera.

Kenyang mendengarkan presentasi, ini saatnya untuk praktik langsung! Dengan Gear S3 yang telah melingkar manis di pergelangan tangan, kami pun mencoba berbagai aktivitas outdoor seperti berlari, paintball, golf, dan rafting dengan S-Health app yang meliputi banyak fitur seru untuk para pecinta olahraga, mulai dari speedometer, rep counting, heartbeat rate, mengingatkan kita pada daily water intake, hingga mengukur kalori kita yang telah terbakar saat berolahraga. Dengan built-in speaker, kita pun tidak perlu repot-repot memakai earphone jika ingin mendengarkan musik sambil beraktivitas. So, in the end of the day, setelah experiencing langsung Samsung Gear S3, we must admit it’s pretty addictive to have this cool gadget on our wrist dan yang paling penting rasanya dengan reminder yang ada di jam ini, kita akan semakin terpacu untuk hidup sehat dan mulai memerhatikan pola hidup kita, which is awesome.