vanesha

By Vinny Vindiani on February 24, 2017

“The Girl Crush”

 

Paras cantik dan namanya tentu mudah membuat siapapun mengingatnya dan mengaitkannya dengan jejak karier terdahulu sang kakak, Sissy Priscilla yang terlihat bagai pinang dibelah dua, tapi kini perempuan yang akrab dipanggil Sasha ini sudah mulai menorehkan jejaknya sendiri dengan berbagai upcoming and ongoing projects yang akan lebih mengorbitkan namanya lagi.

 

Tidak terganggu dengan bayangan sang kakak, ia lebih memilih menjadikan kakaknya sebagai role model. “Banyak sih yang aku kagumi dari kakak, terutama urusan acting. Buatku kakak aktor hebat, bisa akting tapi nggak kaya akting, keren deh! Tapi bukan cuma kak Sissy sih, semua keluarga, mama, kak Rifat, kak Jevin, dan dulu almarhum papa juga selalu semangatin aku dan juga kasih bekal pengetahuan tentang dunia entertainment kaya apa supaya siap kalau aku mau mengikuti jejak mereka,” ungkap Sasha yang akan menyelesaikan pendidikan SMA-nya di tahun 2017 ini. “Kebetulan alhamdulillahnya sekeluarga aku memang kesibukannya di dunia entertainment semua, jadi saling ngerti dan saling support.”

Didaulat sebagai brand ambassador dari sebuah brand automotive menjadi salah satu pencapaian besar yang didapatnya tahun ini dan tentunya membuatnya berusaha lebih keras mengembangkan talentanya. I do singing and dancing anytime and anywhere but only for myself, because I love it. Sampai akhirnya punya kesempatan besar terpilih jadi brand ambassador Mitsubishi yang ternyata harus bisa nyanyi, so I practice a lot at that time, and now taking vocal lesson regularly to improve my skills. About acting, aku baru mulai belajar akting saat harus shooting buat Mitsubishi Brand New Day TVC, jadi harus belajar super kilat, seru, dan sangat berkesan karena di-direct oleh director ternama Marcus Nispel, dope!” ujar penggemar Justin Bieber dan Barbara Palvin ini.

Bila kemampuan bernyanyi dibuktikannya dalam sebuah TVC, talenta modelling pada berbagai photoshoot di majalah remaja, maka kemampuannya berakting akan diuji lewat project film yang sedang ramai dibicarakan oleh penggemar novel karangan Pidi Baiq, berjudul Dilan: Dia Adalah Dilanku 1990 . “Paling seru di project Dilan ini, nggak sengaja ketemu sama ayah (Pidi Baiq, pengarang buku Dilan) di rumah The Panas Dalam karena mau iseng makan malam, terus ketemu ayah pas di pintu masuknya dan tau-tau dia panggil aku Lia, hahaha. Awalnya aku bingung, tapi setelah dijelasin akhirnya aku tau dan senang sih, surprised dan casting-nya seru, nggak kaya casting biasa.” Akan memerankan karakter Milea setelah melewati casting unik, perempuan penggemar pinky stuff ini juga menceritakan pelajaran baru yang ia dapatkan dalam project besarnya ini, “Banyak! Yang paling pertama soal pendalaman peran yang ternyata bukan hal gampang, karena aku harus ngebiasain jadi orang lain sesuai karakter yang harus aku peranin, mungkin karena aku baru ya. Tapi bismillah aku yakin bisa.”