Processed with VSCO with hb1 preset

By Alexander Kusuma Praja on December 23, 2016

Dylan Amirio a.k.a Logic Lost is a Melbourne University graduate who started making music in his bedroom circa 2012. Passion Dylan untuk musik elektronik mulai berkembang pada saat itu. Berawal dari hobi dan terinspirasi dari banyak musisi, dia pun termotivasi untuk mencoba memulai project music sendiri. Walaupun sounds miliknya sudah berkembang dari saat pertama kali memulai, ambient masih menjadi fondasi utama Logic Lost sampai sekarang. Logic Lost sudah bekerjasama dengan beberapa musisi, salah satunya band Crayola Eyes. Selain itu Logic Lost juga terpilih sebagai salah satu performer di acara Pekan Komponis Indonesia 2016 yang digelar pada bulan Oktober oleh Komite Musik Dewan Kesenian Jakarta. Oleh: Greta Sept.

 DSCF2006

 

How would you describe your sound?

Susah sih untuk dijelasin, tapi core-nya itu ambient electronic. Kalau secara

keseluruhan, it could stretch to hip-hop, house, dan apa aja deh.

 

Which artist has become the biggest influence on your creative process?

Oneohtrix Point Never menginspirasi gue untuk pertama kali mencoba main instrumen elektronik, John Hopkins juga secara struktural, sound, atmosfer, dan Fourtet karena menurut gue dia tuh versatile.

 

How has your music evolved since you first started?

Gue open sama semua genre musik, bahkan Justin Bieber karena gue juga mempelajari struktur musik pop dan itu actually ngebantu untuk mengembangkan

Music gue. Kalau gue cuma stick ke struktur avant garde, music gue nggak akan bisa berkembang.

 

Great visuals are important for gigs. Do you have any artist you want to create your gig visuals?

Jesse Kanda yang bikin visuals untuk Arca dan Danny Perez yang bikin visualnya Animal Collective.

 

Are you working on any project at the moment?

Gue di-approached sama seorang music produser namanya Salty Air. Background-

nya sama kaya gue yaitu bedroom project juga. Sekarang kita lagi proses bertukar ide dan secara musik kita klik banget. Project ini bernama Almost Blue dan bakal di-announce soon. Selain itu, gue ada EP yang akan dirilis awal tahun depan under Dead Records. Gue ngerasa paling optimistik sama EP ini karena banyak perubahan mulai dari sound dan mentality gue, dan gue ngerasa kalau EP ini is where I want my music to be in the future.

 

 

Logic Lost’s Fave Records Explanation

 

blanck-mass

Blanck Mass

Self-titled

Album ini lumayan dark, tapi kalau mood lo lagi pengen mendengarkan sesuatu yang seperti itu, this album is the perfect one to ride the darkness with.

William Basinki

William Basinski

The Disintegration Loops

Gue suka banget sama record ini karena konsepnya minimalisme surrounding death. You can hear the decay at the ends of each track.

Tim Hecker

Tim Hecker

Ravedeath, 1972

Dari track pertama sampai terakhir di album ini, rasanya tuh seperti di-transport above the clouds.

Oneohtrix

Oneohtrix Point Never

Replica

Replica adalah album yang memotivasi gue untuk mulai main MIDI controller dan bikin musik gue sendiri. Album ini yang memulai Logic Lost di tahun 2012.