basha

By webdev on November 29, 2016

Basha Market, marketplace produk kreatif yang mengedepankan pengalaman visual bagi pengunjung kembali digelar di Surabaya. Tim Pelaksana Basha Market mengecat Ciputra World Surabaya dengan tema Merah dan Hitam untuk mempersembahkan berbagai keajaiban pada Jumat (25/11) hingga Minggu (27/11). Berbagai brand ternama dari seluruh Indonesia akan berpartisipasi pada Basha Arcade, Cirque yang bersiap untuk memberikan pengalaman yang mengesankan.

unnamed-3

Berbagai merk kenamaan seperti Calla, brand fashion milik Olivia Lazuardy dan By Lizzie Parra, brand make up milik Lizzie Parra yang berbakat akan menjadi bagian dari kegiatan kali ini. Selain itu, sebagai pionir onsite workshop, Basha juga akan membawa seniman dari Bandung dan Jakarta untuk membagikan pengalamannya kepada pengunjung melalui workshop yang hanya bisa ditemukan pada event ini. Para mentor yang siap membagikan pengalamannya antara lain Resatio Adi Putra, seniman dengan reputasi internasional dan Inez Tiara, penggagas Kelly’s and co, sebuah brand karya seni dari kertas dan stationery yang berasal Jakarta yang dikenal dengan lukisannya yang menakjubkan.

IMG_0302

Co-Founder Basha Market, Christie Erin Harsono menjelaskan bahwa pihaknya ingin menjadi wadah apresiasi bagi segenap pelaku Industri kreatif di Surabaya dan nantinya di pasar national dan global. “Sebagai kota dengan perekonomian kedua terbesar di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya tentu memiliki pasar industri kreatif yang besar. Pemuda Surabaya harus bisa mendapat tempat dan diberi kesempatan untuk berkibar di Industri kreatif. Dari sini kita akan pelan-pelan mengembangkan pasar industri kreatif.”

“Tantangan terbesar yang hingga kini masih hadapi adalah kurangnya pengetahuan akan industri dan jaringan yang dibutuhkan untuk menciptakan sebuah platform kreatif yang sukses dengan skala yang kita inginkan. Kami hingga kini pun masih belajar bagaimana mengembangkan database kami sendiri, mengembangkan strategi pemasaran dan berhubungan dengan orang yang tepat. Kami beruntung menjadi yang pertama di pasar Surabaya, tapi itu juga membuat kami tidak punya contoh untuk ditiru. Sehingga, sebagian besar dari usaha yang kami lakukan berasal dari upaya trial and error hingga kini, tapi kami terus belajar dan memperbaiki diri kami,” tutur Erin.

IMG_0308

Co-Founder Basha Market, Devina Sugono menjelaskan bahwa tiap event, BASHA menjangkau orang kreatif dari berbagai lingkup industri kreatif untuk menciptakan berbagai instalasi unik yang akan dipamerkan. “Upaya kolaboratif ini menghasilkan moniker “Basha X”, yang tidak hanya membantu dalam membawa talenta kreatif berkumpul, tapi juga menghasilkan karya yang menakjubkan dan membuktikan kemampuan industri kreatif lokal. Dengan lebih banyak pesaing, kami terus memperbaharui kegiatan kami dan membawa lebih banyak program dan vendor yang baru dan menarik agar bisa terus menyajikan kebaruan dalam setiap event. Pada Basha X Kali ini, BASHA melakukan kolaborasi dengan brand Argyle dan Oxford, menampilkan koleksi fashion pertama Basha, yang terinspirasi oleh salah satu tema kami.”

Seperti event Basha pada umumnya, Cirque akan menampilkan pameran karya dan instalasi yang dibuat oleh talenta kreatif lokal. Kali ini, Platform, sebuah studio arsitektur dari Jakarta dan Cassia Studio, perusahaan desain produk, akan menampilkan berbagai instalasi berdasarkan interpretasi mereka terhadap tema Basha. Selain mengapresiasi talenta lokal dan menikmati keberagaman busana, makanan, gaya hidup dan workshop yang disiapkan panitia, pengunjung juga bisa menghanyutkan dirinya dalam panggung sirkus yang menghipnotis diri Anda dipersembahkan kepada Anda oleh Mr. Rabbit, boneka kelinci terkenal dengan mata berputar yang merupakan icon Basha.