The Body Shop

By webdev on April 19, 2016

Tidak main-main soal komitmen, The Body Shop bergerak secara global dengan Enrich not Exploit latest campaign yang tidak hanya dilakukan sendiri, melainkan melibatkan juga seluruh pekerja, partner kerja dan pelanggan setianya untuk masa depan yang lebih baik. Karena setiap tambahan satu tangan mampu membuat perubahan. Oleh: Vinny Vindiani. Foto: dok. The Body Shop Indonesia

 

Talking about a ‘feel-good’ moment, rasanya bagaimana tidak bangga, bergabung menjadi salah satu pelanggan brand baik hati yang satu ini. Bergerak selama 40 tahun sebagai bisnis kosmetik & skincare yang ramah lingkungan, The Body Shop yang diprakarsai oleh Anita Roddick di Inggris ini kembali hadir dengan kampanye global terbarunya di tahun 2016, yaitu ENRICH NOT EXPLOIT (It’s In Our Hands) yang pastinya akan membuatmu jatuh hati lebih dalam lagi.

 

Selain dikenal karena kualitas dan ragam produk bermanfaat, The Body Shop memang selalu punya nilai unik tersendiri, karena sikap pemerhati dan berbagai peran aktifnya dalam penanggulangan isu-isu lingkungan dan HAM dunia. Seperti 5 nilai yang sejak awal sudah mendasari pergerakan dalam ruang bisnisnya, yaitu support community fair trade, activate self esteem, defend human rights, against animal testing, dan protect the planet yang semuanya tercermin dalam berbagai aksi nyata yang sudah dilakukan The Body Shop global, tidak terkecuali di Indonesia.

 

Dalam peluncuran kampanye terbarunya yang digelar di The Residence OnFive, Grand Hyatt Jakarta pada 7 April 2016, hadir pula Aryo Widiwardhono (CEO The Body Shop Indonesia), Chiki Fawzi, Diela Maharani, Talita Maranila (Mural Artist), Andien (Penyanyi), Suzy Hutomo (Ex. Chairwoman The Body Shop Indonesia) dan Rika Anggraini (GM Corp Comm) yang membahas tuntas segala kejadian yang kini terjadi di lingkungan sekitar kita. Di sini saya berkesempatan mendengar langsung perbincangan mereka soal berbagai upaya yang sedang gencar dilakukan mereka, khususnya oleh The Body Shop.

 

Sebut saja kegiatan seperti dukungan petisi #Pay4Plastic bersama Indonesia Diet Kantong Plastik yang berhasil membuat warga di Indonesia lebih concern tentang penggunaan plastik berlebih di kegiatan kesehariannya, kampanye perlindungan hutan & satwa liar khususnya hutan Wehea Kalimantan Timur oleh PROFAUNA, advokasi & pendampingan bersama komunitas NOL Sampah di berbagai ruang publik, penyelamatan terumbu karang Bunaken, gerakan Plant A Tree, Save The Planet bersama Yayasan Inisiatif Hijau, inisiatif Bring Back Our Bottle untuk misi recycle, pemberdayaan ekonomi buruh migran di kabupaten Wonosobo bersama Serikat Buruh Migran Indonesia, program penguatan peran perempuan dalam keluarga di 7 kota Jawa Barat, pengadaan mobil sahabat anak (perpustakaan keliling) di Halamahera Utara, pendidikan HAM Omah Munir, bantuan darurat kabut asap, pembangunan Sekolah BISA bagi anak kurang mampu, penyediaan sanitasi dan air bersih, clean up Jakarta day, serta yang bisa diikuti langsung oleh para pelanggannya, yaitu lewat penjualan produk hand & nail cream limited edition ‘CHANGE’ yang menyisihkan keuntungan sebesar Rp 30.000 untuk didonasikan kepada The Body Shop Foundation, baik pilihanmu jatuh pada perbaikan planet, ocean, people ataupun animal.

 

Semua hal di atas dilakukan berupa dukungan dan upaya bersama, yaitu dengan terjun langsung dalam pergerakan publik, donasi pribadi umum dan pebagian keuntungan penjualan produk, bantuan penyampaian pesan secara meluas, hingga kegiatan rutin yang seluruhnya selalu sukses berkat campur tangan komunitas terkait, lembaga, masyarakat serta pelanggan setianya.

 

Tidak perlu heran dengan keseriusan dan kegigihan The Body Shop dalam memperbaiki kehidupan bersama di luar ruang kerja, karena bahkan secara internal, The Body Shop sudah mencanangkan perbaikan kinerja dalam melestarikan alam, dari penggunaan solar panel untuk energy natural, minimalisasi penggunaan air, bahan bakar transportasi, pengelolaan sampah dengan lebih kreatif, distribusi yang ramah lingkungan, hingga volunteer program di berbagai kesempatan.

 

Penerapan kelima nilai dan berbagai hasil positifnya yang telah dirasakan selama 40 tahun terakhir ini menginspirasi The Body Shop untuk berbuat lebih demi perubahan yang juga lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu lewat campaign Enrich Not Exploit (It’s In Our Hands) yang terbagi dalam tiga poin:

 

Enrich Our People dengan menolak stereotype di dunia kecantikan dan peningkatan kualitas hidup pekerja & komunitas rekan dagang dengan pemberian harga yang adil. Baik dengan memperbesar program community fair trade, bantuan kesempatan kerja, menciptakan kampanye terbesar dengan merangkul 8 juta orang dalam enrich not exploit hingga meluangkan 250.000 jam untuk lebih memahami dan memberi bantuan dalam perkembangan komunitas lokal.

the body shop picture in post

 

Enrich Our Products dengan pembuatan produk kaya nutrisi, bermanfaat, alami, kaya inovasi, jujur dalam hal produksi, penggunaan bahan, serta ramah lingkungan dan menghasilkan produk yang berkualitas untuk perawatan berbagai jenis kulit. Target di poin ini dilakukan dengan memastikan 100% bahan alami, perlindungan 10.000 hektar hutan, pengurangan dampak lingkungan dari produk yang diproduksi, publikasi terbuka akan setiap bahan yang digunakan, proses biodegradasi, serta air yang digunakan, serta pengembangan pemberdayaan bahan dari keragaman hayati dunia dan membantu memperkaya daerah penghasilnya.

 

Enrich Our Planet dengan peningkatan kekayaan hayati, membantu komunitas lokal dalam pelestarian dan perbaikan habitat, penggunaan kemasan ramah lingkungan, serta pengurangan penggunaan energi secara berlebih di seluruh store. Baik dengan membantu komunitas lokal dalam membangun bio-bridges, melindungi dan menghidukan kembali 75 juta m2 habitat mereka, mengurangi dampak lingkungan akrena pembaharuan store, penggunaan kemasan yang ramah lingkungan serta 70% tidak mengandung bahan fosil, penggunaan 100% carbon balanced energy, serta pengurangan konsumsi energi 10% di semua store.

 

 

Komitmen The Body Shop dan semua tujuan mulia yang ditargetkan tercapai pada tahun 2020 mendatang ini sekaligus menjadi ajakan dan peringatan bagi kita akan apa yang terjadi pada dunia saat ini, baik kerusakan alam hingga kualitas hidup manusia dan satwa disebabkan oleh kelalaian dan ketidakpedulian kita, namun satu-satunya jalan untuk melakukan perubahan adalah dengan yang termudah sekaligus tersulit. Mengubah pemikiran dan perilaku diri kita sendiri. Reaching out to that pure conscience inside yourself, and start making some changes. Even a smallest thing might turn to something bigger and better. Remember, it’s in our hand, your hand, so let’s make it happen!