2

By webdev on March 3, 2015

Liberica bisa jadi dikatakan sebagai salah satu dari kedai kopi terbaik di Jakarta, karena mereka tidak hanya menyajikan enam Single Origins biji kopi lokal, tapi juga memiliki konsep unik yang lain daripada kedai kopi lainnya di Jakarta. Mengusung konsep liberal atau kebebasan, yang tergambar jelas dari nama kafe ini, Liberica juga jauh dari kesan tenang. Musik yang dimainkan bukan tipikal musik-musik jazz seperti yang biasa kita dengar di kafe kopi lainnya, melainkan musik-musik indie, new wave, electro. Selain itu, meskipun produk andalannya adalah kopi, beragam jenis wine, cocktail, dan beer juga tersedia di sini. Sekilas saja, Liberica bukan tempat bagi para geek yang ingin duduk tenang, membaca buku, dan menikmati segelas kopi. Tapi, akankah hal tersebut menghalangi anda menikmati beragam pilihan kopi yang ditawarkan oleh Liberica?

Venue yang didominasi warna hitam, terkesan gentle dan maskulin dan keramahan para baristanya merupakan dua dari sekian banyak alasan yang membuat anda harus datang kemari. Selain tentu saja pilihan kopi dan menu yang mereka punya. Boleh percaya, boleh juga tidak. Tapi siapapun yang datang kemari, pasti kembali untuk yang kedua kalinya. Tidak sedikit pengunjung yang menjadikan Liberica sebagai rumah kedua mereka. Hal ini tidak lepas dari peran para Barista yang menjalin interaksi dengan para tamu mereka.

Liberica mencoba untuk menggaet orang-orang dari semua kalangan dan usia yang menghargai kopi lokal, yang tidak lagi menjadikan kopi sebagai sebagai gaya hidup melainkan kebutuhan. Para konsumen mereka inilah yang nantinya akan menyimpulkan sendiri apakah produk mereka sesuai dengan standard dan isi kantong masing-masing. Selain itu, Liberica juga berusaha untuk menyokong pertanian lokal dan mengedukasi para petani mengenai kualitas kopi yang mereka miliki. Jadi jangan heran jika Liberica juga memiliki sister company yang bergerak di bidang plantation dan roasting. Sister company Liberica ini juga berhubungan langsung dengan para petani lokal dan dapat memodifikasi sendiri biji kopi seperti apa yang mereka inginkan. Hal ini dilakukan selain untuk menyokong para petani lokal, juga untuk melindungi apa yang menjadi cirri khas Liberica.

Coffee shop yang telah memiliki beberapa cabang tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Bali, Semarang, Medan, dan Solo ini berkeinginan untuk dapat mengedukasi orang-orang mengenai kopi.