AYCIF

By webdev on March 20, 2015

Industri kreatif didefinisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut. Upaya pelaksanaan pembangunan berkelanjutan dengan mengutamakan kreativitas inilah yang selanjutnya dikenal dengan istilah ekonomi kreatif, yang diharapkan akan menjadi penggerak utama dalam tahap perkembangan ekonomi yang baru.

aycif 2

Dalam sambutannya pada peluncuran ASEAN Youth Creative Industry Fair (AYCIF) yang diselenggarakan di Epiwalk pada hari ini. Deputi Bidang Pengkajian Sumberdaya UKMK dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, Meliadi Sembiring berkomentar, “Industri yang berbasis human capital ini telah melahirkan banyak inovasi yang dikemas dalam konsep bisnis dan terbukti mampu menggerakkan perekonomian. Pada tahun 2008, tercatat industri ini menyerap 7,39 juta tenaga kerja, dengan kontribusi sebesar 10,58% dari total ekspor nasional di Indonesia. Potensi industri sedemikian signifikan hingga diperhitungkan sebagai salah satu penggerak perekonomian di masa depan.”

Turut hadir untuk meluncurkan kegiatan ini adalah Minister-Counsellor Deputy Chief of Mission, Mission of japan to ASEAN, Yukiko Okano.

AYCIF adalah bentuk kerjasama dari Japan ASEAN Integration Fund (JAIF), ASEAN, Kementerian Koperasi & UKM RI dan UKM Center FEUI, untuk memacu sinergi dari wirausaha muda kreatif di kawasan ASEAN dan Jepang. Sebagai tuan rumah pertama untuk rangkaian kegiatan terbesar untuk industri kreatif ini, Indonesia akan mengundang pelaku industri kreatif dari negara anggota ASEAN dan Jepang untuk berdiskusi, berjejaring, dan memamerkan karya dan produknya di Kawasan Kota Tua Jakarta pada 29-30 Agustus mendatang.

Menyambut visi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) untuk mengembangkan ASEAN menjadi kawasan dengan perdagangan barang, jasa, investasi, tenaga kerja terampil, dan aliran modal yang lebih bebas pada tahun 2020, AYCIF mengusung tema “Seizing Opportunities Within Harmony”.

“Kami mengajak seluruh generasi muda ASEAN yang berkiprah dalam industri kreatif untuk saling menginspirasi dan mengembangkan potensi diri melalui ajang ini. AYCIF bercita-cita menjadi dasar untuk perwujudan harmoni dan kerja sama dalam melihat peluang yang ada. Agar kedepannya ASEAN dapat menjadi salah satu kawasan terdepan di dunia dalam sektor industri kreatif.” ucap Eugenia Mardanugraha, Kepala UKM Center FEUI yang adalah pelaksana dari AYCIF 2015.

Sebagai pembuka dari rangkaian kegiatan AYCIF, pada konferensi pers hari ini juga resmi dibuka pendaftaran untuk Creativepreneur Competition. Hingga akhir Mei 2015, kompetisi ini mengundang pelaku industri kreatif muda (berusia 18-35 tahun) di ASEAN dan Jepang untuk berpartisipasi untuk dapat menunjukkan karya terbaiknya kepada praktisi dan ahli industri kreatif serta masyarakat ASEAN dan Jepang. Kompetisi ini akan dibagi dalam 4 (empat) kategori berdasarkan sub-sektor dalam industri kreatif, yakni; Fashion; Craft & Product Design; Games & Applications; serta Movie & Animation.

“Melalui ajang internasional seperti AYCIF, ide, inovasi serta kreatifitas pelaku industri kreatif akan dapat terus diasah dan diuji. Para sineas, desainer, atau game-developer muda akan punya media untuk berekspresi dan berjejaring dengan sesamanya. Ini langkah awal yang baik untuk membangun sinergi dalam generasi muda industri kreatif.”, ujar Angga Sasongko, sineas Indonesia yang akan menjadi salah satu Dewan Juri dalam CreativePreneur Competition untuk sub-sektor Movie & Animation ini.

Sebanyak maksimal 17 finalis akan dipilih dari masing-masing sub-sektor untuk diterbangkan ke Jakarta untuk pagelaran utama AYCIF pada bulan Agustus 2015. Pemenang dari masing-masing sub-sektor akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan 6 bulan pendampingan dan sesi konsultasi dengan para praktisi ahli di bidangnya.

Puncak acara AYCIF akan diselenggarakan pada tanggal 29-30 Agustus 2015 di Kawasan Kota Tua, DKI Jakarta. Acara ini akan diisi dengan seminar dan workshop internasional seputar industri kreatif, eksibisi dari finalis masing-masing sub-sektor berupa; fashion show, percobaan games & applications, craft making, serta pemutaran film. Juga pertunjukan seni & musik, dan Creative bazaar yang akan mengetengahkan pelaku industri kreatif se-Asia Tenggara.